Cinta itu seperti
mawar. Cantik, menawan, penuh keindahan, dan banyak pula yang
menginginkannya. Namun dibalik keindahannya, tidak semua orang mampu memiliki.
Terdapat duri-duri tajam yang siap melukai siapapun. Membuat kulit tertusuk
hingga robek, menjadikan darah mengucur tak henti, dan membuat rasa sakit yang
tak tertahankan.
Laksana mawar,
cinta dengan keindahannya pun boleh diinginkan oleh siapa saja. Namun tak semua
orang bisa memiliki. Perlu hati-hati dan penuh kesabaran dalam proses kepemilikannya.
Sebab jika terlalu buru-buru bahkan dengan kasar kau “memetik” dan menggenggam
dari “kediaman”nya, cinta tak jauh berbeda dengan mawar, dia akan menyakitimu
melalui “duri-duri” tajamnya. Yang tak jarang membuat hatimu meradang luka
mendarah daging tak tertahankan.
Petiklah dengan perasaan dan keindahan, maka akan kau
dapati ia mengindahkan hidupmu dengan pesona dan semerbak harumnya. –Fitrotun
Nihlah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar